Tips Membeli Kipas Angin

Tips Membeli Kipas Angin

Kita tentu sudah mengenal kipas angin. Sebuah peralatan rumah tangga yang sangat populer. Kipas angin keberadaannya sangat penting di dalam sebuah rumah atau berbagai tempat lainnya. Akhir-akhir ini suhu udara lingkungan kalau siang hari berasa panas. Bahkan pada malam hari pun di dalam rumah tetap saja masih panas. Menghadapi masalah suhu ruangan yang terlalu panas maka menyalakan kipas angin menjadi solusi yang bagus. Tinggal kita tekan tombol on maka langsung menyala. Suhu udara di ruangan pun menjadi tidak panas lagi.

Namun, bagaimana kalau kita tidak memiliki kipas angin? Atau kipas angin yang kita miliki telah rusak parah dan tidak bisa diperbaiki lagi. Solusinya tentu kita mesti membeli yang baru. Kita perlu mencari kipas angin yang cocok untuk dipasang di rumah kita. Sebelum kita membeli kipas angin maka perlu untuk mengetahui bagaimana tips membeli kipas angin. Setelah mengetahui caranya maka tinggal menyediakan uang dan pergi ke toko elektronik untuk membelinya. Nah, tips atau cara membeli kipas angin bisa kita simak berikut ini.

  1. Melihat ukuran kipas angin tersebut
    Kita mesti memperhatikan ukuran kipas angin yang akan kita beli. Ada bermacam-macam ukuran kipas angin yang ada. Tinggal kita memilih yang berukuran kecil, sedang, atau pun yang besar. Sebaiknya kita menyesuaikan kipas angin yang dibeli dengan luas ruangan yang dimiliki. Bila ruangan kita lebar atau luas maka sebaiknya memilih ukuran kipas angin yang besar. Sebaliknya, bila ruangan kita sempit maka kita sebaiknya memilih kipas angin yang kecil saja.
  2. Memilih model kipas angin
    Ada beberapa model kipas angin yang bisa kita pilih. Pertama, ada model kipas angin berdiri atau standing fan. Model seperti ini sudah dirancang untuk bisa menjangkau area yang lebih luas dalam ruangan. Tingginya kipas angin bisa diatur sesuai keinginan. Kipas angin ini bisa dipindah-pindah ke bagian ruangan manapun, asalkan tersedia colokan listrik. Kedua, model kipas angin duduk atau floor fan. Mungkin jenis kipas angin seperti ini yang paling laris di pasaran. Harganya memang relatif lebih murah untuk beberapa merk. Kipas angin ini juga portable. Mudah dipindah-pindah ke posisi yang dikehendaki. Ketiga, model kipas angin tempel dinding atau wall fan. Kipas angin ini cara memasangnya harus ditempel pada dinding. Khusus kipas angin dinding ini tidak bisa dipindah-pindahkan. Pemasangannya biasanya secara permanen.
  3. Mengecek diameter baling-balingnya
    Ketika diameter baling-baling dari kipas lebih lebar maka kekuatan angin yang dihasilkan akan tinggi atau kencang.
  4. Memilih kipas angin yang hemat energi listrik
    Kita mesti bisa memilih kipas angin yang hemat daya. Kebutuhan akan energi listrik memang sangat tinggi dalam sebuah rumah tangga. Agar tagihan pembayaran listrik tidak semakin besar maka perlu untuk memilih kipas angin yang hemat daya listrik.
  5. Memperhatikan suaranya
    Kita tentu pernah dengar kipas angin yang menimbulkan suara yang begitu berisik. Adanya suara itu tentu membuat ketidaknyamanan tersendiri. Maka sebaiknya kita memilih kipas angin yang tidak bising atau tidak menimbulkan suara.
  6. Memilih yang ada garansinya
    Sebuah produk yang memiliki garansi resmi dari perusahaan pembuatnya biasanya memiliki kualitas yang bagus. Semakin lama durasi garansi yang diberikan perusahaan maka bisa dibilang kipas angin tersebut lebih berkualitas.
  7. Mengecek fitur tambahannya
    Ada beberapa fitur yang ditambahkan di dalam sebuah kipas angin. Misalnya kipas angin tersebut bisa dinyalakan dengan menggunakan remote control sehingga dari kejauhan kita bisa menyalakannya. Kemudian kipas angin memiliki pengaturan timernya. Beberapa fitur tambahan dalam sebuah kipas angin yang akan kita beli layak menjadi bahan pertimbangan sebelum membelinya.

Tips Praktis Membeli Rice Cooker

Tips Praktis Membeli Rice Cooker

Zaman sekarang sudah berbeda dengan zaman dahulu. Sewaktu tahun 1990-an biasa kalau memasak nasi itu dengan memakai ketel dan diberi api dari kayu bakar. Untuk memasak nasi mesti harus menyalakan api terlebih dahulu. Jadi perlu persiapan dulu sebelum hendak menanak nasi. Persiapan untuk menyalakan api perlu waktu yang lumayan. Belum lagi dengan mencuci beras dan lain sebagainya. Maka butuh waktu yang agak lama sedikit untuk bisa mulai menanak nasi.

Namun, itu pada zaman dahulu. Sekarang kita sudah berada di zaman yang penuh dengan kemajuan teknologi. Untuk menanak nasi cukup dengan kita menggunakan sebuah alat saja. Nama alat tersebut adalah rice cooker. Alat ini termasuk bagian dari peralatan elektronik rumah tangga. Kini hampir setiap rumah memiliki rice cooker. Seolah alat ini menjadi hal yang wajib untuk dimiliki. Memang sangat wajar bila setiap rumah ingin atau malah sudah memiliki peralatan rice cooker ini. Setiap hari kita mesti makan. Bahkan selama tiga kali kita makan yakni pagi, siang, dan sore. Makanan pokok masyarakat di negeri ini ialah nasi. Untuk bisa makan nasi maka perlu memasak beras terlebih dahulu atau dikenal dengan menanak nasi. Alat untuk menanak nasi ini namanya rice cooker.

Ketika ada orang yang belum memiliki rice cooker maka membeli adalah langkah yang terbaik. Ia mengumpulkan sejumlah uang untuk digunakan membeli peralatan menanak nasi ini. Namun, jangan asal membeli saja. Kita mesti mengetahui dulu tips dalam memilih rice cooker ni. Sehingga kita tidak akan salah pilih. Berikut ini kami tuliskan beberapa tips yang bisa kita praktekkan tatkala sebelum membeli rice cooker.

  1. Memilih warna yang gelap
    Persoalan warna memang amat mudah mengeceknya. Tinggal kita lihat saja maka kita akan tahu apa warna dari rice cooker tersebut. Akan lebih baik bila anda memilih rice cooker dengan warna yang gelap. Misalnya hitam, biru tua, dan coklat tua. Mengapa demikian? Sebab warna gelap akan menjadikan rice cooker anda tidak mudah kelihatan kotor. Warna gelap juga akan lebih awet dan tidak akan mudah kusam.
  2. Memperhatikan fitur dalam rice cooker
    Membeli sebuah barang termasuk rice cooker sebetulnya kita ingin mendapatkan fasilitas atau kemudahan dari alat tersebut. Yang paling utama dari rice cooker ialah kemudahan kita dalam menanak nasi. Namun, akan lebih baik bila kita memilih rice cooker yang ada fitur tambahannya. Rice cooker juga memiliki kemampuan untuk menjaga nasi tetap hangat walau sudah berjam-jam lamanya. Ketika ada merk rice cooker yang punya kemampuan lebih dari rice cooker biasa maka sangat pas bila kita memilihnya. Sebagai contoh, kini terdapat rice cooker yang pengaturannya bisa melalui smartphone. Tentu ini akan semakin memudahkan urusan kita. Penting juga kita banyak bertanya kepada penjual tentang fitur-fitur dari rice cooker yang mereka jual.
  3. Pilihlah yang sesuai kebutuhan kapasitasnya
    Ini juga masalah yang perlu diperhatikan. Ketika kebutuhan kita memasak amat banyak maka perlu membeli rice cooker dengan ukuran besar. Sebaliknya, apabila kita hanya perlu memasak nasi sedikit maka bisa memilih yang kapasitasnya kecil. Kalau kebutuhan memasak atau menanak nasi kita banyak namun kapasitasnya kecil maka yang terjadi adalah kita harus masak dua kali. Seperti ini tentu malah merepotkan.
  4. Memilih rice cooker yang hemat energi
    Harga listrik saat ini tidaklah murah. Terkadang malah mengalami kenaikan. Untuk menghemat pengeluaran kita dalam hal biaya listrik bulanan maka kita perlu membeli rice cooker yang hemat daya listrik.
  5. Melihat kabel dan stekernya
    Kabel dan steker kaitannya dengan tempat arus listrik mengalir. Kita mesti memilih rice cooker yang bahan untuk kabel dan stekernya bagus. Aman digunakan dan awet tidak mudah rusak. Setidaknya kabel dan steker tersebut telah sesuai standar.
  6. Mengecek bahan inner potnya
    Kita mesti memastikan rice cooker yang kita beli menggunakan bahan inner pot yang tidak lengket. Karena dengan tidak lengket maka kita akan lebih mudah tatkala membersihkannya. Termasuk pula pilih pula yang tebal. Semakin tebal bahan inner potnya maka semakin mudah merata panasnya. Akibatnya nasi akan semakin sempurna matangnya.
  7. Pertimbangkan harganya
    Harga perlu diperhitungkan. Sesuaikan dengan kemampuan kantong anda. Meskipun kita menginginkan harga yang murah namun kita harus bisa memilih rice cooker yang tetap berkualitas juga.

Seperti itulah tips tatkala kita hendak membeli rice cooker. Sebaiknya kami sarankan anda jangan meninggal tips di atas agar kita bisa membeli rice cooker sesuai harapan.

Tips Memilih Kompor Gas

Tips Memilih Kompor Gas

Kompor gas kini menjadi barang yang sangat penting. Setiap rumah tangga memerlukannya untuk diletakkan di dapur. Bisa dibayangkan kalau dapur kita tidak memiliki kompor gas. Tentu kita tidak bisa memasak. Pekerjaan istri di dapur akan menjadi kacau. Tidak bisa ada lagi menu masakan kesukaan keluarga yang bisa tersaji. Untuk membuat kopi panas dan teh hangat saja tidak bisa dilakukan sebab tak bisa memasak air.

Keberadaan kompor gas sangatlah penting bagi kita. Adanya menjadikan kegiatan bunda memasak di dapur menjadi lancar jaya. Tatkala kita belum memiliki kompor gas maka perlu untuk berpikir bagaimana membelinya. Bisa terjadi kondisi tidak memiliki kompor gas dikarenakan kita menempati rumah yang baru atau kompor gas yang lama rusak tidak bisa diperbaiki lagi. Untuk membeli kompor gas yang baru maka kita perlu menyiapkan sejumlah uang. Di samping itu, dalam membeli sebuah kompor gas pun kita perlu mengetahui tips-tipsnya. Hal ini dilakukan agar kita tidak sampai salah tatkala membeli kompor gas. Baiklah, berikut ini kami sampaikan cara memilih kompor gas yang bagus.

  1. Melihat kualitas bahan dari kompor gas
    Jenis bahan berpengaruh kepada kualitas dari kompor gas yang akan kita beli. Pastikan bahan dari kompor gas yang dibeli itu dari stainless steel, baja, dan besi. Bahan-bahan tersebut akan lebih awet karena kuat dan tidak mudah berkarat. Bahan yang bagus juga akan menjadikan kompor gas tidak mudah rusak. Perlu kita ingat bahwa kompor gas ini kita gunakan untuk menciptakan api. Jadi, bahan kompor gas akan selalu terpapar panas dalam waktu yang relatif lama. Maka sangat penting untuk kita memilih bahan material yang bagus.
  2. Melihat kebutuhan kita akan kompor gas
    Setiap orang memiliki kebutuhan berbeda dalam menggunakan kompor gas. Kalau kebutuhan masak kita memang frekuensinya terlalu tinggi maka akan disarankan untuk memilih kompor gas dua tungku atau lebih. Namun, jika kebutuhan memasak kita tidaklah besar maka kita hanya butuh kompor gas satu tungku saja.
  3. Memilih yang ada garansinya
    Barang yang memilliki garansi dari pabrik pembuatnya maka sangat mungkin barang tersebut punya kualitas yang mumpuni. Maka kita pun menerapkan hal ini kepada kompor gas yang akan kita beli. Pastikan kompor gas yang akan dibeli memiliki garansi resmi. Semakin lama waktu garansinya maka itu semakin bagus.
  4. Mengecek ukuran kompor gas
    Kita mesti melihat ukuran dapur kita. Ukuran kompor gas yang akan kita beli mesti disesuaikan dengan ukuran dapur yang kita miliki. Kalau dapur kita uurannya minimalis maka kompor gas yang akan kita beli pun sebaiknya juga yang kecil saja.
  5. Memilih kompor gas yang hemat
    Kita juga perlu mempertimbangkan kehematan dalam membeli kompor gas. Pastikan kompor gas yang akan kita beli itu hemat gas. Pada umumnya, hemat atau tidak kompor gas ini ditentukan pada burnernya. Model atau bentuk burner amat berpengaruh dalam mengatur berapa besar gas yang digunakan.
  6. Pilih yang mudah dibersihkan
    Bagaimana pun setiap orang selalu menyukai segala hal yang bersih. Termasuk dalam hal kompor gas ini. Sebaiknya kita memilih kompor gas yang mudah untuk dibersihkan. Hal yang biasa bila kompor gas sering dipakai itu menjadikannya kotor. Maka akan sudah sepantasnya segera dibersihkan kompor tersebut.

Nah, itulah beberapa tips memilih kompor gas. Saat kita hendak membeli maka penting sekali untuk menerapkan tips di atas. Perlu juga teman-teman pertimbangkan masalah harga. Usahakan membeli kompor gas yang harganya terjangkau oleh kantong kita.